Kepala SMK YMIK, Dra. Fajar Rinawati, menghadiri Rapat Koordinasi Sistem Informasi Pasar Kerja (SIPK) yang berlangsung pada , 8 Juli 2024, di Jakarta. Acara yang mengusung tema ‘Mewujudkan SIPK Kelas Dunia untuk Indonesia Emas 2045’ ini bertujuan untuk membangun fondasi yang kuat dalam pengelolaan pasar tenaga kerja, sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Ir. Afriansyah Noor, M.Si. Dalam pidato pembukaannya, Wamenaker menyampaikan bahwa acara ini menandai langkah penting dalam mempersiapkan tenaga kerja Indonesia untuk bersaing di tingkat global. "Acara ini menandai langkah penting dalam membangun fondasi SIPK yang kuat demi kemajuan tenaga kerja Indonesia. Di tengah semangat dan kolaborasi bersama, kita menuju masa depan yang cerah. Terima kasih kepada semua yang hadir dan turut berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Dra. Fajar Rinawati, sebagai perwakilan dari SMK YMIK, turut mengapresiasi langkah pemerintah dalam memperkuat SIPK. Menurutnya, kehadiran SIPK yang handal akan sangat membantu para lulusan SMK dalam mengakses peluang kerja yang sesuai dengan keahlian mereka. "SIPK ini akan menjadi jembatan bagi para lulusan SMK, terutama dalam menghubungkan mereka dengan dunia kerja yang sesuai dengan kompetensi mereka," ungkapnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK YMIK, A. Nurhasan, S.Pd.I, memberikan tanggapan positif terkait partisipasi sekolah dalam Rapat Koordinasi Sistem Informasi Pasar Kerja (SIPK) yang diadakan di Jakarta. Menurutnya, acara ini menjadi peluang besar bagi SMK YMIK untuk lebih siap dalam mempersiapkan lulusannya menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. "SIPK yang kuat akan menjadi kunci penting bagi kami dalam menghubungkan siswa dengan industri, sehingga mereka bisa mengakses pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi yang mereka miliki," ujarnya.
Rapat koordinasi ini juga membahas berbagai isu penting terkait pengembangan dan pemanfaatan SIPK dalam mendukung dunia pendidikan vokasi. SIPK yang terintegrasi dengan baik diharapkan dapat memberikan informasi akurat dan relevan terkait permintaan pasar kerja, sehingga lembaga pendidikan seperti SMK dapat menyesuaikan kurikulum sesuai kebutuhan industri.
Selain itu, salah satu fokus dari rapat ini adalah bagaimana memastikan bahwa SIPK dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat luas, termasuk siswa-siswi SMK, yang merupakan calon tenaga kerja masa depan. Penguatan sistem informasi ini diharapkan dapat meningkatkan keselarasan antara lulusan SMK dengan kebutuhan dunia industri, sehingga tingkat pengangguran dapat ditekan.
Dra. Fajar Rinawati menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia industri, dan lembaga pendidikan dalam pengembangan SIPK. "Kerja sama antara pemerintah dan sektor pendidikan vokasi seperti SMK sangat penting untuk memastikan bahwa tenaga kerja yang dihasilkan benar-benar siap bersaing di dunia kerja," tambahnya.
Acara ini juga menjadi kesempatan bagi para pemangku kepentingan untuk bertukar pandangan dan berbagi ide tentang cara terbaik mengembangkan sistem informasi yang efektif dan efisien. Dengan komitmen yang kuat dari berbagai pihak, SIPK diharapkan dapat menjadi platform yang menghubungkan tenaga kerja dengan industri secara lebih cepat dan tepat.
Melalui rapat ini, SMK YMIK berharap dapat berkontribusi lebih dalam upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia yang kompeten dan mampu bersaing di pasar global. Visi Indonesia Emas 2045 menjadi pendorong bagi seluruh pihak untuk terus bekerja keras dan berinovasi demi masa depan yang lebih baik.
Sangat inspiratif